Senin, 13 November 2017
Ketidaktauan
aku tidak tau akan banyak hal
tidak tau apa yang membuat bahagia
tidak tau apa yang sangat membuat sedih
dan bagaimana melupakan kecewa
Aku kangen nenek
kangen mamah
tapi kecewaku karena banyak kata kata membuatku memilih tidak datang
tenggelam dengan prasangka
aku marah dan aku tidak paham bagaimana membuat ini reda..
mungkin benar apa yang orang bilang
"bukan tugas kita membahagiakan semua orang,perlu sesekali kita membagiakan diri kita sendiri"
aku harus pulang dan memaafkan
melupakan banyak hal yang tidak menyenangkan ..
aku mau banyak bercerita tentang rumah tangga yang umurnya sudah setahun lebih,yah begini mulai terbiasa dengan pekerjaan rumah tangga. aku sayang sekali dengan Sutradani walaupun sering sekali bertengkar ..
apalah Nurjannah ini tanpa Sutradani, pelukan kecil pelukan besar..
kamu selalu membuat semua baik baik saja ..
Hai Anak-anak Ibu
hai anak-anak ibu kalian sedang apa di atas langit ?
kalian merasakan banyak hal yang indah yah
itu yang membuat kalian belum juga mau ada diantara ayah dan ibu kah?
Ibu, rindu sekali merasa kalian ada di rahim ibu. Ibu rindu sekali banyak berdoa setiap hari .
Ibu dan Ayah semakin dekat sekarang,bukan hanya dekat kita menjadi tambah kuat setelah dua kali kehilangan kehamilan. Setelah dua kali kita tidak jadi berjumpa dengan kalian anak anak kami.
Cuma ibu yang tau perasaan ibu,tentunya Tuhan yang sekarang ada dekat kalian.
Bilanglah nak pada Tuhan,kalau dipercaya ibu dan ayah merawat kalian yang masih ada dilangit,kita berdua akan merawat kalian dengan kasih sayang yang penuh.
Jumat, 20 Januari 2017
Pulang Ke Rumah Mamah
Hai selamat pagi ..
20 Januari 2017
lama sekali tidak menulis padahal perasaaan sering tidak baik,menulis adalah obat mujarab ketika perasaan sedang tidak baik. ini 4 bulan pernikahan kurang haaa ternyata pas di hitung ulang sudah hampir 6 bulan hihihi saya melewati banyak fase dari tinggal di kosan daerah Menteng dengan Sutradani kemudian pindah keRumah besar dua lantai yang saya urus sendiri. saya mengurus rumah sendiri dari membersihkan WC sampai membuat baju-baju tetap wangi.
kelelahan iya sering saya merasa kelelahan,atau paling parah membandingkan kehidupan saya waktu tinggal dengan orang tua waktu saya menjadi nyonya kecil yang apa apa dilayani,bahkan buah pepaya kesukaan saya Mamah mengupaskan dan memotong kecil kecil untuk saya makan.Sekarang saya ada diposisi Mamah. Saya yang melakukan semuanya,saya yang memastikan semua tetap hangat dan indah aku menangis menulis ini,aku menjadi amat rindu Mamah ditiap sholatku ak selalu berdoa semoga Allah mengampuni dan memberikan ketenangan hati untuk kedua orang tua saya. aku sering menyesal tidak menganggap penting dan menghargai mamah atas apa yang sudah dia lakukan ,aku seperti merasakan ini sekarang. tidak dilihat dan tidak dihargai atas banyak hal yang sudah saya buat. Saya bekerja mencari uang dan memastikan rumah baik baik saja setiap hari dan ketika kelelahan tidak boleh mengoceh. tidak boleh mengoceh ketika ada orang yang membuang sampah sembarangan, Ya Tuhannn bahkan saya membersihkan WC bekas dia dan teman-temannya. besar sekali akhir akhir ini keinginan saya untuk pulang ke Rumah Mamah saya rindu sekali dihargai Mamah menghargai sekali keberadaan saya,saya rindu diistimewakan,saya rindu didengar saya rindu sekali ...
saya mau pulang
pulang ke rumah Mamah
20 Januari 2017
Jumat, 20 Mei 2016
Perasaaan yang banyak .
saya bingung dengan perasaan banyak , banyak hal yang membuat tidak nyaman . memaksa diri saya menjadi anak dewasa yang harus mengerti orang tua .
memaksa menjadi seorang anak yang bisa menyelsaikan masalah sendiri , jadilah saya pribadi yang jarang melibatkan orang tua dalam mengambil tiap keputusan.
orang tua yang selalu mau dipahami , orang tua yang merasa benar, saya susah payah membuat perasaan nyaman walaupun banyak hal yang membuat saya tidak nyaman .
pikiran negatif , semua saya susah payah enyahkan . saya belum cerita banyak pengalaman saya pergi ke tanah suci , pengalaman yang sangat luar biasa dalam hidup yang masih sering ingat dan membuat saya menangis sesungukan mengingat syahdunya disana.
apa lagi pencapaiaan saya dalam hidup setelah ini, saya benci sekali ada keluarga yang mencoba mengadu domba dan kakak ipar saya terhasut. rasanya saya belum puas kalau saya belum bilang ke kakak ipar saya " lo ngapain percaya? harusnya lo fikir pake otak. atau jangan jangan lu gak punya otak?" tapi tidak mungkin saya melakukan hal tersebut tentunya. kenapa dia tida merasakan perbuatan saya terhadap hidupnya semenjak dia menjadi kakak ipar saya ? saya merasa saya adalah ipar yang tidak menyebalkan . saya menyenangka dan memperhatikan dia bahkan ke aspek yang terkecil.
anggapan orang ataupun namanya adalah hal yang tidak menyenangkan , membuat perasaan menjadi banyak . saya sedang membuat jarak dengan hal hal yang tidak menyenangkan salah satunya mungkin keluarga , bukan sombong . eh salah lagi yah nanti saya di bilang sombong , serba salah lah kita jadi manusia banyak sekali yang tidak paham. yang tidak saya pahami. dan mengambil jarak adalah perasan yang akan membuat perasaaan sedikit lebih baik , jangan punya perasaan banyak banyak nanti kamu pusing , ambil saja perasaan sedikit supaya kamu bisa berjalan lebih ringan .
memaksa menjadi seorang anak yang bisa menyelsaikan masalah sendiri , jadilah saya pribadi yang jarang melibatkan orang tua dalam mengambil tiap keputusan.
orang tua yang selalu mau dipahami , orang tua yang merasa benar, saya susah payah membuat perasaan nyaman walaupun banyak hal yang membuat saya tidak nyaman .
pikiran negatif , semua saya susah payah enyahkan . saya belum cerita banyak pengalaman saya pergi ke tanah suci , pengalaman yang sangat luar biasa dalam hidup yang masih sering ingat dan membuat saya menangis sesungukan mengingat syahdunya disana.
apa lagi pencapaiaan saya dalam hidup setelah ini, saya benci sekali ada keluarga yang mencoba mengadu domba dan kakak ipar saya terhasut. rasanya saya belum puas kalau saya belum bilang ke kakak ipar saya " lo ngapain percaya? harusnya lo fikir pake otak. atau jangan jangan lu gak punya otak?" tapi tidak mungkin saya melakukan hal tersebut tentunya. kenapa dia tida merasakan perbuatan saya terhadap hidupnya semenjak dia menjadi kakak ipar saya ? saya merasa saya adalah ipar yang tidak menyebalkan . saya menyenangka dan memperhatikan dia bahkan ke aspek yang terkecil.
anggapan orang ataupun namanya adalah hal yang tidak menyenangkan , membuat perasaan menjadi banyak . saya sedang membuat jarak dengan hal hal yang tidak menyenangkan salah satunya mungkin keluarga , bukan sombong . eh salah lagi yah nanti saya di bilang sombong , serba salah lah kita jadi manusia banyak sekali yang tidak paham. yang tidak saya pahami. dan mengambil jarak adalah perasan yang akan membuat perasaaan sedikit lebih baik , jangan punya perasaan banyak banyak nanti kamu pusing , ambil saja perasaan sedikit supaya kamu bisa berjalan lebih ringan .
Perasaan banyak
saya bingung dengan perasaan banyak , banyak hal yang membuat tidak nyaman . memaksa diri saya menjadi anak dewasa yang harus mengerti orang tua .
memaksa menjadi seorang anak yang bisa menyelsaikan masalah sendiri , jadilah saya pribadi yang jarang melibatkan orang tua dalam mengambil tiap keputusan.
orang tua yang selalu mau dipahami , orang tua yang merasa benar, saya susah payah membuat perasaan nyaman walaupun banyak hal yang membuat saya tidak nyaman .
pikiran negatif , semua saya susah payah enyahkan . saya belum cerita banyak pengalaman saya pergi ke tanah suci , pengalaman yang sangat luar biasa dalam hidup yang masih sering ingat dan membuat saya menangis sesungukan mengingat syahdunya disana.
apa lagi pencapaiaan saya dalam hidup setelah ini, saya benci sekali ada keluarga yang mencoba mengadu domba dan kakak ipar saya terhasut. rasanya saya belum puas kalau saya belum bilang ke kakak ipar saya " lo ngapain percaya? harusnya lo fikir pake otak. atau jangan jangan lu gak punya otak?" tapi tidak mungkin saya melakukan hal tersebut tentunya. kenapa dia tida merasakan perbuatan saya terhadap hidupnya semenjak dia menjadi kakak ipar saya ? saya merasa saya adalah ipar yang tidak menyebalkan . saya menyenangka dan memperhatikan dia bahkan ke aspek yang terkecil.
anggapan orang ataupun namanya adalah hal yang tidak menyenangkan , membuat perasaan menjadi banyak . saya sedang membuat jarak dengan hal hal yang tidak menyenangkan salah satunya mungkin keluarga , bukan sombong . eh salah lagi yah nanti saya di bilang sombong , serba salah lah kita jadi manusia banyak sekali yang tidak paham. yang tidak saya pahami. dan mengambil jarak adalah perasan yang akan membuat perasaaan sedikit lebih baik , jangan punya perasaan banyak banyak nanti kamu pusing , ambil saja perasaan sedikit supaya kamu bisa berjalan lebih ringan .
memaksa menjadi seorang anak yang bisa menyelsaikan masalah sendiri , jadilah saya pribadi yang jarang melibatkan orang tua dalam mengambil tiap keputusan.
orang tua yang selalu mau dipahami , orang tua yang merasa benar, saya susah payah membuat perasaan nyaman walaupun banyak hal yang membuat saya tidak nyaman .
pikiran negatif , semua saya susah payah enyahkan . saya belum cerita banyak pengalaman saya pergi ke tanah suci , pengalaman yang sangat luar biasa dalam hidup yang masih sering ingat dan membuat saya menangis sesungukan mengingat syahdunya disana.
apa lagi pencapaiaan saya dalam hidup setelah ini, saya benci sekali ada keluarga yang mencoba mengadu domba dan kakak ipar saya terhasut. rasanya saya belum puas kalau saya belum bilang ke kakak ipar saya " lo ngapain percaya? harusnya lo fikir pake otak. atau jangan jangan lu gak punya otak?" tapi tidak mungkin saya melakukan hal tersebut tentunya. kenapa dia tida merasakan perbuatan saya terhadap hidupnya semenjak dia menjadi kakak ipar saya ? saya merasa saya adalah ipar yang tidak menyebalkan . saya menyenangka dan memperhatikan dia bahkan ke aspek yang terkecil.
anggapan orang ataupun namanya adalah hal yang tidak menyenangkan , membuat perasaan menjadi banyak . saya sedang membuat jarak dengan hal hal yang tidak menyenangkan salah satunya mungkin keluarga , bukan sombong . eh salah lagi yah nanti saya di bilang sombong , serba salah lah kita jadi manusia banyak sekali yang tidak paham. yang tidak saya pahami. dan mengambil jarak adalah perasan yang akan membuat perasaaan sedikit lebih baik , jangan punya perasaan banyak banyak nanti kamu pusing , ambil saja perasaan sedikit supaya kamu bisa berjalan lebih ringan .
Senin, 07 Maret 2016
Ruangan membuka Hati
Setelah berbulan bulan tidak tidur di rumah , karena rumah yang direnovasi. tadi malam tidur di rumah, rumah yang baru setengah jadi. awalnya saya enggan sekali karena rumah masih berantakan sekali . barang barang masih disana sini , tapi saya masuk kamar dan berbaring berdua dengan dundun. malam tadi tidur saya nyenyak sekali, berbulan bulan saya luntang lantung dan tidak tidur nyenyak padahal kamar kosan saya nyaman dan bersih . tapi ternyata kamar sendiri adalah ruangan yang membuka hati , tempat tidur paling nyenyak.
Mamah adalah perempuan yang paling banyak konflik dengan saya, tetapi energinya dia juga menenangkan Jiwa saya . Tiba tiba saja amarah saya hilang pertanyaan pertanyaan saya yang tidak terjawab pergi terbang,saya tidak peduli lagi anggapan orang terhadap saya, saya tidak peduli lagi kenapa saya tidak didengar , saya tetap percaya diri walaupun saya tidak menjadi prioritas.
saya tetap bahagia walaupun pernah tidak terpilih.
sore ini cuma mau makan kue lupis, membiarkan semua perasaan terbang. saya tidak akan berpikir serius tentang dengan siapa menikah dan akan kapan menikah, saya tidak akan menangis kelelahan karena tidak didengar. membenci hal yang itu itu saja ...
sabar menanti kamar baru saya, ruangan yang membuka hati . saya akan menatanya sesuka hati , mau punya rak buku . dulu saya pernah dibuatkan rak buku dan saya tidak ambil, apa kabar si rak buku ? apakah akhirnya dibuang atau menjadi tempat yang lebih berguna.
saya bahagia dengan perasaan hari ini , karena tidur saya yang nyenyak . karena saya tidak peduli dengan apapun , ah saya menemukan diri saya yang kemarin hilang . saya bahagia lagi,tenang tanpa harus berdoa keras. saya tidak peduli dengan kamu, dengan kalian dengan apapun yang tidak membuat saya bahagia ..
sendiri dan saya bahagia ..
Kamis, 28 Januari 2016
Hallo Blog ..
lama sekali tidak menulis, mungkin karena kehidupan aku sudah seperti biasa lagi. tidak ada yang terlalu menyedihkan , membahagiakan justru kadang kadang. eh aku ngekos lagi , ngurusin banyak hal sendiri .. kadang kangen mamah. yang belum nyaman juga adalah bekerja kantoran , diam di kantor berjam berjam . brainstorming sama orang yang gak bikin gue cerdas .. Ini cuma tentang Uang. bertahan , kadang merasa mungkin ini ibadah jadi gapapa untuk mengumpulkan pahala
lama sekali tidak menulis, mungkin karena kehidupan aku sudah seperti biasa lagi. tidak ada yang terlalu menyedihkan , membahagiakan justru kadang kadang. eh aku ngekos lagi , ngurusin banyak hal sendiri .. kadang kangen mamah. yang belum nyaman juga adalah bekerja kantoran , diam di kantor berjam berjam . brainstorming sama orang yang gak bikin gue cerdas .. Ini cuma tentang Uang. bertahan , kadang merasa mungkin ini ibadah jadi gapapa untuk mengumpulkan pahala
Senin, 16 November 2015
Aiz Jangan Cepat Besar
Dear Adik Kecil Fariz,
Teduh sekali membayangkan tingkah lakumu setiap hari , bahagia sekali hati mendengar suaramu di telp. jangan cepat besar nak , jangan biarkan diri kamu membesar dan membuat kamu lupa terhadap kakakmu yang ini . dua bulan lalu kamu Ulang tahun yang Ke-7 , saya ingin kamu berhenti sampai di usia 7 Tahun . saya takut ketika kamu membesar , kamu seperti laki laki dewasa yang lain yang hanya mengambil manfaat dari saya , kamu selalu mengambil hati saya . membuat saya rela melakukan apapun buat kamu , jangan cepat besar nak .. saya takut ketika kamu dewasa kamu menyakiti hati saya seperti laki laki Dewasa yang Lain ..
Jangan Cepat Cepat Besar Aiz , kakak sayang sekali ....
Senin, 12 Oktober 2015
Tidak Percaya Diri
Berbulan bulan duduk di kantor, tapi tidak banyak yang di lakukan. Saya seperti orang kebingungan , dan berprasangka sangka atas banyak hal, padahal ketika berwudhu Doa saya " jauhkanlah saya dari sifat iri dan takabur" tapi akhir akhir ini saya merasa sering saya punya penyakit hati yang akut, semakin saya ingin menghilangkan ternyata malah semakin besar. Berarti yang sering ucap hanya mantra bukan doa yang menenangkan , Oh Tuhan kenapa hati saya resah sekali atas banyak hal , kenapa saya begitu mengkhawatirkan banyak kejadian.Seperti semakin Jauh, seperti semakin buram. Hidup mencari ketenangan, saya mencari tenang . akhir akhir ini saya merasa tidak berguna, perasaaan tidak berguna itu buruk sekali menggerogoti banyak hal , membuat tersiksa . hubungan jarak jauh yang membuat ragu ragu , aku seperti agar agar . menarik di luar tapi mudah hancur .
Selasa, 15 September 2015
Galang, Rabbit dan Robbot
Tadi sekitar jam 1 siang , saya menelp anak kecil itu Aiz namanya. Tiba tiba dia melaporkan kalau satu kelincinya yang bernama Robbot tadi pagi mati , dan dia sudah menguburnya di tanah yang dia gali dalam kata dia. Pintar sekali anak itu menceritakan , entah kenapa anak itu selalu membuat saya semangat, kadang saya tidak ingin dia besar saya mau dia kecil dan menyenangkan saja seperti sekarang. selalu ingin cepat cepat akhir pekan membayangkan tertawanya yang renyah , mendengarkan dia bercerita tentang teman temannya di sekolah. yah walaupun tidak setiap waktu dia menyenangkan kadang dia keras kepala dan gak bisa di kasih tau , belum lagi permintaannya yang ini itu . tapi dia cerdas sekali ..
dan entah kenapa setelah menulis surat untuk sutradani dan mengirimnya lewat email saya lega sekali, banyak sedih yang berkurang .
Allah Saya mau menikah , Longgarkan dada saya selonggar longgarnya. Ringankan langkah saya, dan bukalah seluas luasnya rezeki saya . Aamiin
Selasa, 08 September 2015
Tuhan Yang Maha Esa
begitu saya tidak tau apa apa, begitu ini menyakitkan , begini saya dibuat susah payah . tadi malam saya bermimpi , saya di buat bahagia kemudian nelangsa karena di tinggal pergi begitu saja. ada dia yang membuat saya berhenti linglung dan kemudian saya berjalan lagi .. peran yang sama ada Alfi yang membuat bahagia dan pergi begitu saja. dan kemudian Sutradani datang membeitau saya dalam kelinglungan ..
saya perempuan yang sering di buang, itu saja yang saya paham. saya perempuan sukar di pahami yang membuat orang pergi angkat kaki meninggalkan saya. tapi tidak apa apa Tuhan Maha Esa, dia tidak akan tega membuat saya ketakutan dan sendirian .
saya akan di berikan keyakinan , saya akan sembuh dari tangisan tiba tiba . saya akan sembuh dar ancaman ancaman masa lalu , saya berharga untuk saya sendiri dan keluarga saya . saya tidak di pilih dan buang dengan banyak alasan .. semoga saya segera sembuh .
Senin, 07 September 2015
September 2015
Suatu sore di kubikel di Jakarta Pusat seorang perempuan , memegang segelas teh panas meminumnya pelan pelan. karena banyaknya orang yang memutar "Semptember Ceria" yang di nyanyikan Vina Panduwinata si perempuan memasang earphone di telinga memutar lagunya , tiba tiba dia gemetar sambil memegang gelas . dia menahan nangis , dan cepat cepat ingin menghabisi minumannya. ternyata kampus itu telalu menyakitkan kenangannya , dia tidak pernah bisa baik baik saja untuk menerima kenyataan bahwa dia di sakiti . sakit yang lantas membuatnya tidak percaya diri , sakit yang sering menyerangnya dengan tangisan sesak tiba tiba saja. kenapa semua orang bisa pindah dan memaafkan tapi justru saya masi mengingat mengingat. mungkin saja saya sakit jiwa , sepertinya ada yang salah . kadang saya jatuh cinta kadang itu tidak juga. saya sakit jiwa , saya membahayakan diri saya sendiri .. saya sakit karena semua hal yang dia buat . saya ..
Kamis, 27 Agustus 2015
Need U
jadi kemudian lalu
biar pergi
menyanyi menari , melukis
piano , suara perempuan menyanyi
apalagi
rind? kayanya engaak
butuh liburan naik kereta api
sendirian ...
earphone , dan diamku
mau pulang dan berjalan lambat lambat
Senin, 15 Juni 2015
Seruni di 28 Tahun
Selamat ulang tahun Seruni,
Usia baru 28 Tahun , gimana rasanya? Biasa aja seperti kemarin kemarin
berharap tidak banyak duka
tidak banyak bingung
tidak banyak lumpuh perasaaanya
Terima kasih Allah , Terima Kasih banyak
:)
Usia baru 28 Tahun , gimana rasanya? Biasa aja seperti kemarin kemarin
berharap tidak banyak duka
tidak banyak bingung
tidak banyak lumpuh perasaaanya
Terima kasih Allah , Terima Kasih banyak
:)
Rabu, 10 Juni 2015
juga dari tante qia
Hidup adalah kumpulan pilihan..
Aku mungkin tak sekuat batu karang saat hempasan ombak menerpa bertubi-tubi.
Aku juga mungkin tak seperti batang jati yang tegar berdiri walau nyala api mengelilinginya.
Tapi aku dapat tetap bertekad untuk menjadi seonggok tulang berselimutkan daging yang tak pernah letih dekati Rabb-ku, seraya berbisik
“Duhai Rabb, anugerahkan aku & keluargaku kesabaran tuk mengimani semua ketetapan-Mu.”
Hingga air mata ini menagih janji agar malaikat menyambut
“Salaamun ‘alaikum bima shobartum”
Di tempat perjumpaan abadi dengan-Mu yang di bawahnya mengalir sungai-sungai....
Aku mungkin tak sekuat batu karang saat hempasan ombak menerpa bertubi-tubi.
Aku juga mungkin tak seperti batang jati yang tegar berdiri walau nyala api mengelilinginya.
Tapi aku dapat tetap bertekad untuk menjadi seonggok tulang berselimutkan daging yang tak pernah letih dekati Rabb-ku, seraya berbisik
“Duhai Rabb, anugerahkan aku & keluargaku kesabaran tuk mengimani semua ketetapan-Mu.”
Hingga air mata ini menagih janji agar malaikat menyambut
“Salaamun ‘alaikum bima shobartum”
Di tempat perjumpaan abadi dengan-Mu yang di bawahnya mengalir sungai-sungai....
Juga sama dari tante qia
Tuhanku...
Aku tdk meminta seseorang yg sempurna, namun aku meminta seseorang yg tidak sempurna sehingga aku dpt membuatnya sempurna di mataMu.Seorang pria yg membutuhkan dukunganku sbg peneguhnya.Seorang pria yg membutuhkan doaku utk kehidupannya.Seseorang yg membutuhkan senyumku utk mengatasi kesedihannya.Seseorang yg membutuhkan diriku utk membuat hidupnya mnjadi sempurna.
Tuhanku..
Aku jg meminta, buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga. Berikan aku hati yang sungguh mencintai Mu sehingga aku dapat mencintainya dgn sekedar cintaku. Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang darimu. Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya. Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya. Berikanlah aku lisan yg penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi.
Dan bilamana...akhin\rnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan "Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan.
Amin...
Aku tdk meminta seseorang yg sempurna, namun aku meminta seseorang yg tidak sempurna sehingga aku dpt membuatnya sempurna di mataMu.Seorang pria yg membutuhkan dukunganku sbg peneguhnya.Seorang pria yg membutuhkan doaku utk kehidupannya.Seseorang yg membutuhkan senyumku utk mengatasi kesedihannya.Seseorang yg membutuhkan diriku utk membuat hidupnya mnjadi sempurna.
Tuhanku..
Aku jg meminta, buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga. Berikan aku hati yang sungguh mencintai Mu sehingga aku dapat mencintainya dgn sekedar cintaku. Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang darimu. Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya. Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya. Berikanlah aku lisan yg penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi.
Dan bilamana...akhin\rnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan "Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan.
Amin...
Notes dari Facebook Tante qia
Berikut ceritanya:
"Saya pernah berdoa yang tak biasa, Pak," kata Bu Kus membuka sesi
pertanyaan.
"Apa itu, Bu Kus?" tanya Pak Suherman Rosyidi, Sang Ustadz.
"Suatu kali saya berdoa: Ya Allah, jadikan saya isteri yang selalu
terlihat cantik di mata suami."
"Doa yang bagus, dong," sergah Pak Ustadz, "lalu apa yang terjadi?"
"Ya, memang bagus, Pak Herman. Tetapi, esok harinya wajah saya mulai
ditumbuhi jerawat yang saya tidak tahu darimana datangnya. Banyak.
Beberapa hari kemudian malah memenuhi seluruh wajah. Saya jadi
kebingungan. Akhirnya mau tidak mau saya harus menjalani perawatan
kecantikan wajah ke sebuah salon kecantikan, suatu hal yang tidak pernah
saya lakukan. Saya harus datang ke tempat itu untuk membersihkan jerawat
di muka saya. Berkali-kali. Berhari-hari. Hasilnya tentu saja
mengejutkan saya. Wajah saya menjadi lebih bersih dari semula. Lebih
cantik."
"Berarti doa ibu dikabulkan sama Allah. Ya nggak?"
"Ya, sih Pak. Tetapi itu belum seberapa, Pak."
"Maksudnya gimana?"
"Saya juga pernah berdoa yang tak biasa, Pak. Doa yang lain."
"Apa itu?"
"Saya berdoa agar Allah menjadikan saya isteri yang setia pada suami."
"Doa yang bagus juga. Lalu apa yang terjadi, Bu?"
"Esok harinya, suami saya jatuh sakit. Tak bisa bangun. Ia harus dirawat
di rumah sakit. Berhari-hari. Saya mau tak mau harus menungguinya selama
terbaring itu. Saya bahkan sampai merasa itu semua seperti ujian bagi
saya. Ujian terhadap kesetiaan saya, apakah saya tetap setia pada suami
apa tidak. Saya seketika teringat akan doa yang pernah saya panjatkan
sebelumnya."
"Berarti doa ibu dikabulkan sama Allah. Ya nggak?"
"Ya, sih, Pak."
"Lalu sekarang, pertanyaannya Ibu apa?"
"Bukan pertanyaan, Pak."
"Lalu apa?"
"Sekarang ini, saya justru merasa takut untuk berdoa. Gimana ini?"
***
"Apakah Tuhan memberikan apa yang engkau harap dengan mengantarkannya
dalam bungkusan yang indah?"
Neno Warisman pernah bertanya demikian pada sebuah acara di televisi,
mengutip pernyataan seorang pakar yang aku lupa namanya.
"Tidak!" lanjut Neno. "Tuhan tidak mengantarkan apa yang engkau minta
dalam sebuah bungkusan yang menarik lagi indah. Bahkan Ia
mengantarkannya dalam bungkusan yang jelek, ruwet, carut-marut, dan
kelihatannya sukar untuk dibuka.
Pertanyaannya adalah: mengapa?"
"Itu tidak lain karena Ia ingin melihat bagaimana engkau membuka
bungkusan itu dengan penuh kesabaran, telaten, bersusah-payah lapis demi
lapis, sedikit demi sedikit, terus, terus, dan terus. Tak pernah
berhenti apalagi berpaling. Hingga pada akhirnya bungkus terakhir
terbuka dan engkau mendapatkan sesuatu yang engkau harapkan ada di
dalamnya."
Bukankah Allah pasti akan mengabulkan apa yang hamba-Nya pinta? Kuncinya
kalau begitu adalah: jangan pernah berhenti memuja. Jangan pernah
berhenti berharap.
Allah Tidak Tidur.
Allah Maha Mengetahui.
Allah Maha Mendengar.
Dia Maha Rahman dan Rahim.
Sungguh tak ada yang sepatutnya kita lakukan kecuali selalu berprasangka baik pada setiap pemberian-Nya. Entah nikmat, entah musibah. Karena musibah pun mungkin hanyalah bungkus belaka; yang selayaknya kita yakini bahwa itu semua hanya karena. Ia ingin melihat kita membukanya dengan sepenuh cinta....
Senin, 06 April 2015
again
Mau kita ganti dengan istilah "ta'aruf", mau kita ganti dengan istilah "abi, umi" pas manggil pacar masing2, mau dilengkapi dengan kalimat, "aku sayang kamu karena Allah, dek", "eh, abi nonton juga ya film itu? subhanallah bagus ya." Mau boncengan motor sambil baca doa perjalanan, zikir, mau apa saja, JIKA sekali substansinya pacaran, ya tetap saja namanya pacaran.
Jangan dicampur2, jangan dibungkus2. Tidak ada solusi atas masalah "perasaan" selain: tinggalkan, sibukkan dengan hal2 positif atau segera saja sana menikah. Hanya dua itu pilihan bagi pria pemberani dan wanita tegas.
*Tere Liye
Rahasia Menjadi Hebat
Kita menjadi kuat,
Dari orang-orang yang menyakiti kita
Rasa sakit itu ibarat "racun" yang membuat kebal
Berdiri tegak melewati seluruh sesaknya
Dari orang-orang yang menyakiti kita
Rasa sakit itu ibarat "racun" yang membuat kebal
Berdiri tegak melewati seluruh sesaknya
Kita menjadi bijak,
Dari orang-orang yang menghina kita
Setiap hinaan akan membuat kita paham
Toh, apapun yang kita lakukan, ada saja yang tidak suka
Dari orang-orang yang menghina kita
Setiap hinaan akan membuat kita paham
Toh, apapun yang kita lakukan, ada saja yang tidak suka
Kita belajar banyak,
Justeru dari orang-orang yang tidak sependapat dengan kita
Belajar dari sudut pandang mereka
Dijadikan masukan yang amat berharga
Justeru dari orang-orang yang tidak sependapat dengan kita
Belajar dari sudut pandang mereka
Dijadikan masukan yang amat berharga
Kita menjadi pemberani,
Dari orang-orang atau situasi yang menganggap kita pengecut
Bahwa satu-satunya ketakutan yang harus dikalahkan
Justeru adalah rasa takut itu sendiri
Dari orang-orang atau situasi yang menganggap kita pengecut
Bahwa satu-satunya ketakutan yang harus dikalahkan
Justeru adalah rasa takut itu sendiri
Kita menjadi berharga,
Dari orang yang pergi meninggalkan kita
Pun dari orang-orang yang melupakan kita
Bahwa semua hal di dunia ini penting dan ada tujuannya
Tidak peduli jika orang lain telah pergi memilih yang lain
Sekecil apapun, semua tetap berharga
Dari orang yang pergi meninggalkan kita
Pun dari orang-orang yang melupakan kita
Bahwa semua hal di dunia ini penting dan ada tujuannya
Tidak peduli jika orang lain telah pergi memilih yang lain
Sekecil apapun, semua tetap berharga
Anakku,
Sebagai penutup,
Ketahuilah,
Kita menjadi lebih bahagia justeru dari sesuatu yang tidak kita miliki
Ketika rasa syukur tetap menyertai
Melepaskan dengan tulus nan lapang
Sungguh tiada bahagia yang bisa mengalahkannya lagi
Sebagai penutup,
Ketahuilah,
Kita menjadi lebih bahagia justeru dari sesuatu yang tidak kita miliki
Ketika rasa syukur tetap menyertai
Melepaskan dengan tulus nan lapang
Sungguh tiada bahagia yang bisa mengalahkannya lagi
*Tere Liye
Sembilan dari sepuluh kecemasan muasalnya hanyalah imajinasi kita. Dibuat-buat sendiri. Dibesar-besarkan sendiri. Nyatanya seperti itu? Boleh jadi tidak.”
--Tere Liye, novel 'kau, aku & sepucuk angpau merah'.
Tidak semua orang mendapatkan pilihan pertama dalam hidup ini. Tapi kita bisa hidup sama bahagianya dengan mereka, meski hanya mendapatkan pilihan kedua, ketiga, atau bahkan keseratus-satu.
--Tere Liye, buku "Berjuta Rasanya"
Kamis, 19 Maret 2015
Tere Liye
Hati manusia itu bagai ‘museum’. Menyimpan banyak kenangan.
Museum yg baik, menata artefak paling bersejarah dan pentingnya dengan tepat. Memilah2 mana yg masih perlu diletakkan di tempat prioritas, mana yg dibuang saja di gudang.
Sedangkan museum yg tidak sehat, masiiih saja menyimpan kenangan yg tidak penting, dan boleh jadi mengganggu diri sendiri justru di lobby depan museum, di tempat terpenting museum.
--Tere Liye
Senin, 23 Februari 2015
Tere Liye
Rasa sakit di hati itu hanya ibarat kabut di pagi hari. Tunggulah matahari tiba, maka dia akan hilang bersama siraman lembut cahayanya.
Rasa sakit di hati itu hanyalah ibarat kabut pagi.
Tidak pernah mengubah hakikat indahnya pagi. Bahkan bagi yang senantiasa bersyukur, dia akan menari (meski sambil menangis) di tengah kabut. Dan itu sungguh tarian indah. Tarian penerimaan.
*Tere Liye
Langganan:
Postingan (Atom)
