Senin, 30 September 2013

Buah Melon Yang Lengket

Pagi , jam sembilan pagi ..
Di seberang saya
Ada perempuan yang ingin menyebrang jalan lengkap dengan gaun pengantin
Dia Menengok ke kiri dan ke kanan untuk memastikan
Akhirnya setelah dia berhasil menyebrang,kami bertatapan matanya sendu sekali , bulu mata palsunya hampir lepas dan dia tidak mencopotnya atau membenarkannya ..
Gaunnya, gaun pengantinnya  masih cantik sekali putih kecoklatan
Rambutnya di gerai panjang , hitam ikal
Tapi dia hanya memakai sebelah sepatu
Lama sekali kita bertatapan , dia ingin sekali menyampaikan sesuatu tapi ragu ragu seperti bingung ..
Biasanya ketika saya bingung dan ragu ragu saya butuh pelukan , apakah  dia juga ?
Benar  tidak sampai 2 detik si perempuan dengan gaun pengantin itu memeluk saya , menangis meraung raung .. dan bilang dia  “ aku haus haus sekali mau air putih”

Saya antar dia ke kaki lima yang tidak jauh dari kami , saya belikan sebotol air mineral . dan dia langsung meminumnya tanpa berhenti seperti unta setelah dia minum dia duduk saja sembarangan 

Ketika saya mau meninggalkan dia,dia tidak melarang atau meminta saya untuk menemaninya tapi rasanya berat sekali untuk saya meninggalkan perempuan yang sedang kebingungan.Saya duduk di sampingnya , tidak mengobrol karena tau namanya saja juga belum ..

Saya mengambil melon dari dalam tas saya , melon yang sudah di potong tapi masih ada kulitnya  saya meletakan di tengah tengah supaya dia mengambilnya tapi dia tidak menggubris.Saya ambil satu buah dan memakannya , memakan sampai habis  sampai hanya tertinggal kulitnya  sampai permukaan bibir saya lengket semua , dan itu membuat dia tertawa lebar sekali ketika melihat saya dengan kulit melon.

“ hahahahaha kamu keliatannya kelaperan sekali , padahal saya yang habis berjalan jauh sekali dan belum makan dari tadi pagi” kata dia si perempuan dengan gaun pengantin

“ ah kelaperan atau tidak saya selalu makan melon sampe ke di ujung kulitnya , ini enak tau “

“ apalagi yang enak selain melon?” tanya dia sambil melihat saya

“banyak lah ice cream,buah jeruk,berbagi earphone dengan laki laki kamu,berenang ditengah laut,menyetir mobil berdua bergantian keliling mencari pasir putih yang hangat,menulis diary,berciuman dengan hati dan bergandengan tangan .. ah banyak sekali nona dengan gaun pengantin” sebut saya satu persatu sambil membayangkan ..

Dia diam saja ... memeluk lututnya , mulai melepaskan bulu mata palsunya dan membuangnya , mengikat rambutnya yang ikal panjang dengan karet gelang  yang dia ambil dari aspal..
Kemudian dia bilang..
“ ini juga enak sekali , kabur dari altar aku lari sekencang kencangnya. ada beberapa orang yang menyusul tapi aku tetap berlari semakin di paksa dan di haruskan ternyata kaki ini malah ringan berlari kencang , semakin jauh dan tidak ada siapapun yang mampu menghampiri “


Notes : ini tulisan bener bener cuma imanjinasi , ah semoga Tuhan tidak bercanda lagi dan membuat semua tulisan saya menjadi kenyataan beberapa tahun lagi . yang udah udah gtu , tahun lalu cuma jadi tulisan dan tahun kemudian jadi kenyataan. Semoga sahabat perempuan saya  tidak pernah ada yang ragu ragu dan kebingungan apalagi lari  dari altar . Aamiin ... dan saya sebentar lagi ketemu dengan laki laki  yang akan berbagi earphone . " ini lagunya enak banget nih , kamu pasti suka " dialognya kira kira begitu , atau kita pergi berdua setelah ijab kabul keliling indonesia membawa kendaraan roda 4, gantian menyetir , gantian ketiduran di mobil , banyak cerita , banyak tertawa keras keras, banyak ciuman yang hangat, sebentar lagi .. bersiap siaplah kamu sahabat perempuan mulailah dari sekarang melangsingkan tubuh kamu , memanjangkan rambut kamu supaya gaun dan cepolannya nanti cantik sekali :)  



Tidak ada komentar:

Posting Komentar